Headline News Technology

Google Menghentikan Fitur Pembangkit Gambar Orang pada Gemini Chatbot AI

Google Chatbot AI GEMINI

Pada hari Kamis kemarin, Google mengumumkan bahwa mereka menghentikan sementara fitur pembangkit gambar orang pada chatbot AI mereka, Gemini. Hal ini dilakukan setelah Google meminta maaf atas “ketidakakuratan” dalam penggambaran sejarah yang dibuat oleh Gemini.

Sebelumnya, pengguna Gemini memposting tangkapan layar di media sosial. Tangkapan layar tersebut menunjukkan gambar-gambar yang dihasilkan oleh Gemini, di mana adegan yang didominasi kulit putih secara historis digambarkan dengan karakter ras yang beragam. Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang apakah Google terlalu mengoreksi risiko bias rasial dalam model AI-nya.

Google menanggapi dengan mengatakan bahwa mereka sedang berusaha mengatasi masalah ini. Mereka juga mengatakan bahwa mereka akan menghentikan sementara fitur pembangkit gambar orang dan akan segera merilis versi yang ditingkatkan.

Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa AI image-generator dapat memperkuat stereotip ras dan gender. Tanpa filter, AI image-generator lebih cenderung menunjukkan pria berkulit lebih terang ketika diminta untuk menghasilkan gambar orang.

Google sadar bahwa Gemini menawarkan ketidakakuratan dalam beberapa penggambaran sejarah. Mereka sedang berusaha untuk segera meningkatkan penggambaran tersebut.

Gemini dapat menghasilkan gambar berbagai macam orang. Hal ini umumnya positif karena banyak orang dari berbagai latar belakang menggunakan sistem ini. Namun, Gemini masih memiliki kekurangan.

Baca juga:

Peneliti Sourojit Ghosh setuju dengan Google yang menghentikan fitur pembangkit gambar orang. Namun, dia bingung dengan cara Google sampai pada keputusan ini. Ghosh mengatakan bahwa penelitiannya menunjukkan bahwa AI image-generator lebih cenderung menghapus orang-orang yang terpinggirkan secara tradisional.

Ketika AP meminta Gemini untuk menghasilkan gambar orang, Chatbot AI Gemini mengatakan bahwa mereka sedang berusaha meningkatkan kemampuannya. Ghosh mengatakan bahwa Google kemungkinan dapat menemukan cara untuk memfilter tanggapan agar sesuai dengan konteks historis. Namun, memecahkan masalah bias dalam AI image-generator membutuhkan lebih dari sekadar perbaikan teknis.

Hal tersebut menjadikan Google menghentikan sementara fitur pembangkit gambar orang pada Gemini Chatbot AI. Hal ini dilakukan untuk mengatasi masalah ketidakakuratan dan bias dalam penggambaran yang dihasilkan oleh Gemini.

Kazuya Kamenashi: Idola Multitalenta dari Jepang

About Author

A lifestyle & traveler writer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *